Cara Mudah Membuat Related Post Otomatis di WordPress

Cara membuat related post otomatis

Ilustrasi Via Plugin WordPress Related Post

Ada beberapa langkah yang harus kita lakukan untuk membuat angka bounce rate lebih ideal. Seperti memasang relate post pada setiap artikel Anda. Bisa dibagian bawah posting, tengah atau bagian widget blog Anda.

Akan tetapi, secara umum related post dipasang pada bagian bawah setelah artikel. Sedangkan untuk area widget blog, Anda bisa memasang artikel terbaru, kategori dan berbagai jenis navigasi lain.

Persentase bounce rate (Ratio Pentalan) mempengaruhi kesehatan blog Anda. Dengan demikian, kita harus mencari cara agar angka tersebut masih dalam level yang ideal. Bounce rate yang ideal  ada disekitar 50 – 75 persen.

Intinya, semakin tinggi page view blog Anda, maka semakin rendah nilai bounce rate tersebut.

Untuk melihat persentase bounce rate, gunakan saja Google analytics. Tool ini sangat lengkap. Google analytics dapat memberikan gambaran bagaimana perilaku visitor blog secara detail.

Banyak sekali manfaat yang akan kita dapatkan, kita bisa mengetahui dimana kekuatan blog yang sedang dikelola jika kita mahir melakukan analisa lewat tool ini.

Ada beberapa cara yang kita lakukan untuk membuat page view meningkat, seperti membuat link terkait antar artikel secara manual didalam post, atau dengan memasang plugin related post.

Berikut ini akan kita bahas bagaimana cara memasang related post secara otomatis menggunakan plugin.

1 . Yarp (Yet Another Related Post)

Yarp (Yet Another Related Post) merupakan plugin paling bagus dalam hal relevansi artikel. Ada semacam skor yang dibuat untuk menampilkan bahwa artikel terkait memang benar – benar relevan. Berbeda dengan plugin lain, plugin ini bisa menampilkan artikel terkait walau beda kategori. Inilah yang menarik menurut saya.

Artikel terkait (related post) memang seharusnya relevan sesuai dengan apa yang ada pada artikel. Hal ini bertujuan untuk memudahkan pembaca. Faktor ini  dapat meningkatkan pengalaman pengguna (user experience / UX).

Semakin baik ux blog Anda maka jangan heran jika blog akan banjir pembaca dan menjadi semakin popular di search engine. Maka dari itu, selain membuat artikel berkualitas, memasang related post juga termasuk meningkatkan faktor ux ini.

Namun plugin yarp masih memiliki beberapa kekurangan. Jika blog Anda merupakan blog besar bertrafik tinggi, plugin yarp dapat memakan resources server yang besar pula. Untuk itu, Anda perlu memperhatikan masalah chache.

Semoga saja versi berikutnya terus diperbaiki agar beban server bisa semakin ringan.

Plugin yarp bisa menampilkan related post lengkap dengan gambar atau Thumbnail. Anda bisa membuat template sendiri, merubah dan membuat desain tampilan related post sesuai dengan kebutuhan Anda.

2. Plugin WordPress Related Post

Saya pernah mencoba plugin ini, dan menurut saya plugin ini juga merupakan plugin terbaik. Karena sangat mudah untuk digunakan. Hanya dengan beberapa langkah Anda sudah dapat membuat related post dengan cepat. Ada dua metode pemasangan yaitu otomatis dan manual.

Untuk cara pemasangan otomatis, tidak dibutuhkan editing. Plugin ini langsung menampilkan related post setelah artikel. Nah jika ingin manual, anda bisa menambah kode yang diberikan pada file single.php theme Anda.

Jika dibanding dengan yarp diatas, plugin ini juga sangat relevan, menampilkan artikel terkait dalam bentuk gambar atau text. Silahkan Anda pilih setting tersendiri, apakah text saja, judul dan gambar dll. Ada berbagai jenis template bawaan yang tersedia.

Belum ada informasi yang mengatakan plugin ini memakan rosources server yang tinggi. Karena kita tentu harus memperhatikan beberapa dampak nya bukan? Kita harus tahu kelebihan dan kekurangan dari masing – masing plugin.

3. Plugin Contextual Related Post

Untuk perihal desain, plugin ini memang lumayan menarik. Yaitu bisa menampilkan related post dengan jenis text saja atau gambar thumbnail. Anda bisa memilih sesuai dengan keinginan Anda.

Hanya saja, dari beberapa informasi plugin ini masih tidak cocok jika digunakan pada situs dengan trafik tinggi. Sama seperti yarp diatas, memakan jumlah resource server yang tinggi. Kita tentu ingin blog cepat bukan? Nah caranya tentu dengan menjaga performa server agar tetap tinggi.

Mana yang lebih baik ?

Silahkan Anda coba saja terlebih dahulu, cari plugin terbaik yang bisa memberikan dampak SEO terbaik bagi blog Anda. Semakin relevan setiap artikel dengan tampilan yang menarik, dapat membuat blog Anda semakin user experience.

Adakah cara tanpa plugin?

Tentu ada…. Anda bisa menambahkan kode tertentu. Saya sendiri belum pernah mencoba teknik ini. Banayk rekan – rekan blogger lain yang telah mengajakan cara manual memasang related post tanpa plugin.

Mungkin artikel ini akan saya update dengan beberapa kode untuk memasang related post manual.

Selain memasang related post secara manual, ada juga beberapa theme yang memang sudah bultin. Sebagai contoh theme point. Anda bisa menemukan theme ini pada dasboard wordpress. Silahkan Anda cari theme poin yang digunakan oleh juragancipir.com.

Theme tersebut sudah builtin related post. Artinya kita tidak perlu lagi memasang plugin. Plugin semacam ini ada yang premium dan berbayar. Silahkan anda cari theme jika memang tidak ingin menggunakan plugin.

Baca juga : Inilah Plugin Penting yang Paling Sering Digunakan Untuk WordPress

Kesimpulan :

Memasang related post pada blog merupakan bagian dari usaha mempermudah navigasi situs. Manjakan pengunjung agar blog Anda cepat popular. Navigasi yang mudah dapat membuat blog Anda semakin disayangi pembaca dan search engine. Poin seperti inilah yang seharusnya menjadi perhatian bagi setiap pengelola blog.




Updated: July 13, 2017 — 6:21 pm

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kolomsatu.com © 2017 Sitemap