10 Cara Memulai Bisnis Fotografi Tanpa Modal yang Patut Dicoba

Dapat penghasilan dari hobi? Mengapa tidak? Itu merupakan sesuatu yang sangat menyenangkan. Karena biasanya pekerjaan yang sesuai hobi akan terasa ringan.

Nah, fotografi merupakan sebuah hobi yang bisa dijadikan bisnis lho, buktinya banyak juga orang yang menjadikan fotografi sebagai pekerjaan utama.

Berapa modalnya?

Tidak perlu terlalu khawatir dengan modal, karena jika ada niat dan tekad, kamu bisa mencari cara bagaimana memulai bisnis fotografi kamu tanpa modal.

Bisnis Fotografer

Ya walaupun mungkin masih tetap butuh modal untuk transportasi dan komunikasi misalnya.

Tapi setidaknya kamu bisa memulai bisnis fotografi dengan modal yang sangat minim hingga nanti bisnis fotografi kamu berubah menjadi bisnis besar.

Berikut ini ada beberapa tips yang bisa kamu coba untuk memulai bisnis fotografi kamu.

1. Tanpa Modal? Begini Caranya

Sewa alat fotografer

Untuk langkah awal, kamu harus menguasai alat alat foto. Kemudian kamu bisa meyewa peralatan saja terlebih dahulu ketika ada pesanan foto. Gunakan uang muka sebagai pembayaran sewa tadi.

Langkah selanjutnya silahkan menabung dari hasil karya mu untuk membeli peralatan fotografi kamu.

Bagaimana?

Cara ini cukup efektif untuk melatih kemampuan melobi kamu. Sehingga ke-depannya, kamu dapat dengan mudah mendapatkan projek karena kamu sudah dikenal banyak orang.

Mulailah bergabung bersama para penggemar fotografi, cari tahu dimana tempat sewa peralatan sebanyak mungkin agar kamu mendapatkan perbandingan harga sewa yang lebih murah.

Ambil projek yang umum lalu lakukan lobi seperti untuk

  • foto pre wedding
  • Foto keperluan di sekolah sekolah
  • Resepsi pernikahan
  • Acara wisuda
  • Dan lain sebagainya

2. Buat Portfolio Sebaik mungkin

portfolio fotografer

Konsumen biasanya akan tertarik dengan bukti hasil kerja kamu selama ini. Untuk itu, ada baiknya kamu membuat page khusus untuk mempublikasikan hasil karya kamu untuk dilihat oleh konsumen.

Kamu bisa membuat portfolio dengan menggunakan media sosial dan blog pribadi. Lalu upload hasil terbaik yang pernah kamu buat. Jadikan portfolio kamu sebagai ajang untuk menunjukkan bahwa kamu adalah fotografer profesional.

Jika diteliti lebih jauh, ternyata portfolio memberikan manfaat yang sangat banyak. Dengan portfolio, kamu dapat meneliti perkembangan skill kamu. Kamu bisa melihat mana saja teknik terbaik ketika mengambil foto.

Media manakah yang terbaik untuk membuat portfolio?

Untuk metode gratis, kamu bisa saja memanfaatkan media sosial seperti Google plus, Facebook, Instagram atau situs foto online.

Namun untuk hasil dan tujuan yang lebih mantap dan strategis, kamu bisa membuat website/blog pribadi yang berisi semua tentang fotografi. Dengan blog pribadi, akan ada segudang manfaat yang akan kamu peroleh.

3. Foto Teman

Kamu bisa saja memulai usaha fotografi dengan mengambil projek teman teman terdekat kamu. Jangan hiraukan masalah harga terlebih dahulu. Tapi perlihatkan bagaimana skill dan kemampuan kamu dalam bidang fotografi dengan memberikan hasil terbik

Bisa jadi dengan memotret teman kamu, keahlian kamu akan tersebar dari mulut ke mulut. Sehingga banyak orang yang akan mengetahui keahlian kamu. Jadi, secara tidak langsung sebenarnya kamu sedang promosi.

4. Buat Halaman Testimonial

Selain membuat portfolio hasil karya kamu, kamu bisa juga membuat halaman testimonial dari para klien kamu. Buat page khusus untuk menampung review dan pujian dari para konsumen.

Metode ini sangat penting dan sering digunakan oleh para pebisnis. Sebagai contoh, coba saja kamu lihat toko online di marketplace, mereka pasti memasang review sebagai ukuran seberapa jauh kepuasan konsumen.

Caranya bagaimana?

Cobalah untuk bertanya pada para klien kamu tentang hasil yang telah mereka peroleh. Lalu kumpulkan pendapat mereka untuk dijadikan testimonial. Upload dan tunjukkan kepada semua orang bagaimana kepuasan klien kamu.

Cara ini cukup efektif untuk menggaet dan meyakinkan konsumen kamu selanjutnya. Sebab mereka telah percaya dari bacaan review yang telah kamu buat.

5. Promosi dengan Media Gratis

Promosi tidak harus dengan biaya mahal lho. Kamu bisa saja promosi jasa fotografi dengan media gratis saja terlebih dahulu. Contohnya yaitu dengan memanfaatkan media sosial, memtoret teman kamu, forum online atau membuat blog gratisan.

Segera lakukan promosi dengan memperlihatkan testimonial maupun portfolio kamu selama ini. Misalkan dengan rajin melakukan posting di media sosial, blog dan forum online.

6. Jual Karya mu di Internet

Saat ini internet merupakan media bisnis  yang sangat popular, ada berbagai macam bisnis yang bisa kamu kerjakan. Salah satunya menjual foto secara online. Teknik ini banyak dilakukan oleh para fotografer profesional

Kamu bisa menjual hasil karya fotografi melalui situs jual beli foto seperti :

  • Shutterstock
  • Istockphoto
  • Dreamsite
  • Sribulencer

Baca juga : Berikut Tempat Untuk Menjual Foto Anda Secara Online

7. Gabung Bersama Komunitas Fotografer

Semakin luas jaringan teman kamu itu semakin baik. Kamu bisa bergabung bersama komunitas pecinta fotografi. Temukan di internet.

Tujuannya tentu agar kamu semakin memahami dunia fotografi dengan saling berbagi pengalaman bersama mereka.

Bukan hanya itu, bisa jadi dengan semakin banyak rekan kamu pada satu bidang yang sama, dapat membuat peluang bisnis fotografi menjadi lebih besar. Misalkan kerja sama dibidang penjualan alat fotografi atau membuka kursus fotografi.

Jadi, semakin banyak relasi semakin baik.

8. Atau… Carilah partner fotografer

Selain memperbanyak teman dibidang yang sama, kamu juga harus mencari partner terdekat. Carilah rekan kerja fotografer yang dapat saling mendukung. Mungkin dengan cara ini kamu bisa mendapatkan pengalaman yang lebih cepat.

Memiliki partner dalam bidang bisnis dapat memberikan dampak yang luar biasa. Apalagi sifatnya saling membantu. Sebagai contoh, kamu bisa menyewa alat fotografer dengan harga yang lebih murah, atau kamu ikut kebanjiran order ketika mendapat pesanan yang ramai.

9. Belajar saja secara otodidak

Bisnis fotografer bisa dimulai tanpa modal dengan cara belajar secara otodidak. Carilah buku dan bacaan yang memberikan edukasi gratis untuk kamu. Selanjutnya, lakukan step pertama diatas yaitu dengan menyewa alat ketika kamu berhasil melobi projek.

Selain belajar secara otodidak, kamu bisa belajar dari orang terdekat yang mahir pada bidang fotografi. Tujuannya tentu agar kamu bisa memulai bisnis fotografi ini tanpa modal bukan?

10. Tak perlu peralatan mahal

Jangan pernah berpikir bahwa peralatan mahal menjamin hasil yang bagus. Semuanya tergantung dari skill yang kamu miliki. Jadi yakinlah terlebih dahulu bahwa kamu bisa menjadi seorang fotografer handal.

Kamu bisa saja menggunakan peralatan sederhana saja terlebih dahulu, tak perlu peralatan  yang mahal dan wah, yang penting skill.

Baca juga :Belajar Prinsip Dasar Photoshop Untuk Fotografer

Itulah tadi beberapa strategi memulai bisnis fotografi tanpa modal yang bisa kamu coba. Semoga artikel ini dapat memberikan kamu inspirasi, jika ada ide tambahan, silahkan tulis pada form komentar dibawah ini.

Updated: September 21, 2018 — 7:05 am

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kolomsatu.com © 2017 Sitemap