Cara Memunculkan Ide Ketika Ingin Menulis Update Artikel

Pernahkah Anda merasa tidak ada ide ketika ingin membuat posting blog? Saya rasa rata – rata penulis blog pernah mengalami masa seperti ini. Adakalanya ide begitu banyak, muncul saja ide – ide baru di pikiran kita, adakalanya juga seperti tidak ada ide ketika ingin menulis. Sudah buka sana sini tetap saja belum ketemu ingin menulis apa.

Setiap orang juga tentu punya cara tersendiri untuk menemukan ide, punya cara pandang tersendiri, termasuk saya dan Anda. Jadi percaya diri bahwa Anda bisa kreatif untuk menemukan ide – ide baru Anda setiap saat.

Jadi, sebenarnya ide bisa kita dapatkan dengan cara memperhatikan sesuatu secara detail, mencoba mempelajari dan memahami lalu timbul sebuah kesimpulan yang biasanya memancing kita untuk menemukan ide tulisan baru.

Ide Menulis

Berikut ini bagaimana memancing ide.

Untuk itu kita perlu cerdas mengatasi hal ini. Supaya, konten yang ada di blog kita tetap update. Anda bisa saja menemukan strategi tersendiri yang memang bisa memancing datangnya ide. Silahkan explore dan temukan cara terbaik bagi Anda.

Mudah – mudahan dengan usaha untuk selalu menulis, membuat Anda semakin jago, semakin menjadi seorang penulis yang hebat. Mampu membuat artikel – artikel berkualitas setiap hari. Bagaimana caranya, berikut tips bagaimana agar ide selalu ada setiap saat.

1. Sudut Pandang

Kita bisa memancing ide dengan selalu memperhatikan hal – hal yang ada di sekitar kita. Coba perhatikan dengan sudut pandang yang berbeda. Terkadang ada berbagai ide yang muncul dari pengamatan apa yang ada disekitar kita, kemudian bisa dijadikan sebagai bahan tulisan.

2. Just Do It, Tulis saja

Jika Anda mengalami hal seperti ini, maka salah satu cara yang bisa kita lakukan adalah dengan memulai menulis apapun. Langsung saja mengetik. Karena biasanya setelah mengetik beberapa kalimat, ide datang dengan sendirinya.

Ketika Anda mulai mengetik, biasanya pikiran kita akan terpancing untuk mencari sesuatu yang berhubungan dengan apa yang ditulis. Nah disitulah biasanya kita akan menemukan ide atau gagasan baru yang ingin ditulis. Silahkan Anda coba dengan buka notepad atau microsoft word, apapun itu yang biasanya Anda jadikan sebagai media untuk menulis.

Kegiatan seperti ini bisa kita ibaratkan sebagai warm up (pemanasan), mengembalikan Anda ke fokus awal untuk menulis artikel. Sama seperti kegiatan olah raga, ada sesi warm up agar otot – otot lentur terlebih dahulu sebelum bertanding. Nah jika sudah warp up, seorang atlet akan siap untuk bertanding. Tanding sepak bola misalnya..

Begitu juga dengan menulis, jika tidak memiliki ide, kita bisa mencoba dengan warm up terlebih dahulu untuk memancing ide agar muncul. Selanjutnya catat semua ide yang baru muncul, kumpulkan informasinya, lalu jadikan sebuah karya tulisan yang hebat.

3. Perbanyak Membaca

Kita tentu sering mendengar istilah buku adalah jendela dunia. Berarti membaca merupakan salah satu cara kita mengetahui sesuatu yang belum kita ketahui. Artinya, dengan membaca kita bisa memperoleh wawasan baru.

Membaca bukan berarti hanya lewat buku saja, media internet bisa Anda jadikan media untuk rajin membaca. Banyak para motivator dan para penulis artikel di internet yang membagikan ilmu dengan gratis.

Seorang penulis yang telah berpengalaman pun mereka rajin membaca lho. Saya pernah membaca artikel seorang blogger yang telah menulis lebih dari 10 tahun. Mereka lebih banyak membaca untuk menambah wawasan yang mereka miliki.

Anda bisa mencari sumber bacaan yang terkait dengan topik yang Anda sukai. Atau untuk sekedar refreshing, bisa dengan membaca tema lain.

4. Menulis Seperti Berlari

Sebelumnya saya sudah membuat artikel tentang tips menulis artikel seperti berlari, yang saya kutip dari seorang blogger ternama, bang Gee Jhon. Anda bisa membaca pada link berikut ini.

Baca juga : Menulis Artikel Dengan Cara Cepat Tanpa Edit, Editing Belakangan

Membedakan proses menulis dan editing ternyata bisa memberikan kita manfaat. Salah satunya bisa meningkatkan produktivitas menulis. Saya juga selama ini sering mencampur kegiatan menulis sekaligus editing. Padahal cara tersebut sangat tidak efisien.

Sekarang ini, saya mencoba menerapkan strategi ini, yaitu tulis saja terlebih dahulu gagasan atau ide yang Anda miliki. Setelah dirasa siap untuk draf kedua, Anda bisa melakukan editing pada hasil tulisan draf pertama tadi. Seperti memilih kata yang tepat, kalimat yang tepat atau mengedit beberapa typo.

Proses menulis seperti ini ternyata sangat menyenangkan setelah saya coba. Kita bisa mengetik dengan cepat karena setiap ide bisa mengalir begitu saja. Nah setelah tulisan draf Anda selesai, baru kita lakukan editing. Begitu juga dengan kesalahan typo, biarkan saja terlebih dahulu. Kalimat yang telah ditulis juga jangan dibaca ulang, nanti saja setelah tulisan draf Anda selesai, baru Anda baca ulang untuk memperbaikinya. Kalau memang sudah mantap ya biarkan saja.

5. Antisipasi dengan memiliki Catatan

Anda bisa membuka catatan kecil Anda untuk menemukan ide. Untuk itulah kita perlu membuat buku catatan berupa list ide Anda. Karena Ide bisa datang dari mana saja. Agar ide tersebut bisa dimanfaatkan, siapkan catatan kecil yang Anda bawa kemana saja. Ketika ada ide yang muncul, walaupun itu berkaitan dengan tulisan Anda ataupun tidak, catat segera.

Bisa jadi ketika Anda sedang jalan – jalan, maraton, atau sedang liburan muncul berbagai macam ide. Nah ketika Anda sudah mempersiapkan buku catatan, tulis segera. Tidak harus dengan buku, bisa juga dengan memanfaatkan gadget Anda untuk mencatat ide yang muncul tersebut.

Itulah tadi bagaimana caranya agar ide muncul ketika ingin menulis artikel. Karena kita tahu bahwa, setiap penulis harus selalu aktif untuk mengembangkan diri. Setiap kita tentu punya cara sendiri, punya sudut pandang tersendiri untuk menemukan ide. Jika sobat ada cara unik tersendiri, silahkan share melalui komentar dibawah ini. Salam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kolomsatu.com © 2017 Sitemap