Mau Jadi Pengusaha Sukses Multitasking? Ini Dia Tipsnya

Mandiri dengan memiliki usaha yang sukses tentu menjadi ciri khas seorang entrepreneur. Akan tetapi biasanya seorang entrepreneur dituntut untuk mampu multitasking atau mengerjakan beberapa pekerjaan secara bersamaan, terutama bagi pemula yang masih merintis usaha.

Mengapa bisa?

Misalkan usaha Anda masih tergolong baru dirintis, tentu Anda belum memiliki karyawan yang cukup pada masing masing pekerjaan. Nah hal ini membuat ada beberapa pekerjaan yang harus Anda kerjakan secara bersamaan.

Ada sisi positif dan negatifnya ketika Anda mengerjakan pekerjaan secara multitasking. Sisi positifnya Anda akan menjadi terbiasa untuk multitasking dengan sempurna. Sedangkan untuk sisi negatifnya tentu bisa jadi tidak fokus.

Pengusaha Multitasking

Untuk itu, ada beberapa tips yang bisa Anda perhatikan bagi Anda yang super sibuk. Tujuannya agar pekerjaan Anda dapat selesai dengan baik dan tepat waktu.

1 . Kerjakan pada Waktunya, Jangan ditunda

Berbeda dengan seorang karyawan. Karyawan sudah punya jadwal yang diberikan oleh bos. Sedangkan seorang pebisnis itu sangat fleksibel, Andalah yang bertanggung jawab mengatur waktu Anda untuk bekerja.

Kuncinya adalah disiplin. Lakukan segera pekerjaan Anda dan jangan tunda lagi. Anda tentu sering mendengar kata disiplin merupakan kunci kesuksesan. Ya memang benar demikian.

Kebiasaan menunda pekerjaan ternyata dapat berdampak pada pekerjaan besar yang lain. Untuk itu biasakan diri mengerjakan pekerjaan secara tepat dan fokus.

Jika Anda mengerjakan tepat waktu, Anda akan mendapati begitu banyak manfaat yang akan Anda rasakan. Misalkan klien menjadi puas, target plan kerja tercapai dan usaha Anda segera menjadi sukses.

2. Hindari yang Mengganggu Fokus

Walaupun Anda mampu untuk melakukan pekerjaan secara multitasking, ketahui terlebih dahulu mana pekerjaan yang mampu dilakukan secara multitasking dan mana yang tidak.

Memang manusia diberi kemampuan multitasking, akan tetapi jika pekerjaan memiliki tingkat skala sama sama besar ternyata malah dapat membuat Anda stress. Hal ini tentu bisa mengganggu produktivitas Anda nantinya.

Hal penting lainnya adalah jaga fokus Anda dari hal yang tidak penting lainnya. Seperti dengan mengabaikan suara notifikasi handphone, chat media sosial dan sebagainya diluar pekerjaan multitasking Anda.

3. Ketahui Kemampuan Anda

Manusia butuh refreshing dan waktu istirahat, jadi Anda harus tahu kapan harus istirahat dan kapan harus bekerja. Secara alamiah ketika Anda memiliki waktu istirahat dan santai yang cukup maka produktivitas Anda akan mengalami peningkatan.

Pebisnis multitasking memang membutuhkan latihan. Semua itu dapat dikuasai ketika Anda sudah latihan secara terus menerus.

Ibarat kata pepatah, bisa karena biasa. Maka ketika seseorang terbiasa mengerjakan pekerjaan secara multitasking, maka kebiasaan itu akan menjadi skill yang sangat luar biasa.

Hal yang penting lainnya adalah Anda harus menjaga asupan gizi dan olahraga yang cukup. Sebab ketika kondisi kesehatan Anda prima, maka biasanya ide akan mudah datang. Mengerjakan pekerjaan menjadi lebih semangat dan lain sebagainya.

Kesehatan dan kondisi prima serta motivasi jauh lebih memberikan pengaruh bagi diri Anda dalam bekerja. Coba saja lakukan tips sehat yang baik dalam kehidupan Anda, Anda akan mendapati banyak sekali manfaat.

4. Mengatur Skala Prioritas dengan Tepat

Menjadi pengusaha multitasking tidak seharusnya membiarkan waktu berjalan begitu saja tanpa perencanaan. Untuk itu agar manfaat bisa didapatkan secara maksimal, maka Anda harus membuat daftar pekerjaan.

Sebagai contoh membuat to do list, mengatur skala prioritas target, kemudian menganalisa mana saja pekerjaan yang bisa dilakukan multitasking.

Dengan begitu, Anda bisa memanfaatkan waktu dan memperoleh efektivitas kerja secara maksimal. Harapannya tentu agar target pekerjaan Anda dapat sukses dengan mudah.

Anda bisa membuat daftar tugas harian, mingguan atau bulanan, kemudian membuat target secara jelas. Lanjutkan dengan take action sesuai rencana yang telah Anda buat.

5. Jangan Terlalu Memaksakan Diri

Untuk menjadi seorang yang jago bekerja secara multitasking sangat membutuhkan latihan. Anda harus mahu membiasakan diri melakukan hal tersebut.

Namun Anda juga tidak boleh memaksakan diri mengerjakan segala sesuatu secara bersamaan. Anda harus bisa mensortir dan memilih pekerjaan apa saja yang bisa dikerjakan secara bersama.

Apa yang paling penting adalah, Lakukan sesuai dengan kemampuan Anda. Selalu jaga kesehatan dan carilah motivasi yang kuat bagi diri Anda.

Cara ini cukup efektif untuk pemula, namun bagi yang sudah mahir dan terbiasa itu beda lagi. Bagi yang sudah mahir tentu sangat paham mana pekerjaan yang bisa multitasking dan tidak.

6. Terapkan Prinsip Multitasking

Ternyata multitasking bisa tetap menjaga fokus Anda, asalkan Anda tahu kategori pekerjaan yang bisa dikerjakan bersama. dengan baik. Sebagai contoh Anda bisa membuat caption sembari membalas chat konsumen. Atau membuat review konsumen sembari membaca feed back dari konsumen.

Baca juga: 7 Daftar Kerja Online Era Millenial yang Menghasilkan

Langkah selanjutnya cobalah untuk selalu melakukan kros check atau review pada pekerjaan Anda. Temukan dimana letak kelebihan dan kekurangan Anda lalu manfaatkan dengan baik. Semoga artikel ini dapat memberikan informasi tambahan bagi Anda. Salam sukses selalu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kolomsatu.com © 2017 Sitemap