Menanam Hidroponik Dengan Spon Secara Mudah

Menanam hidroponik dengan spon – Ada berbagai macam media yang di gunakan untuk menanam hidroponik, salah satunya adalah menanam hidroponik dengan spon yang biasa kita gunakan untuk alat pencuci piring. Untuk itu pada artikel ini akan di buat dengan mudah bagaimana langkah – langkah penanaman hidroponik dengan media spon tersebut.

Sebelum membahas lebih jauh mengenai bagaimana cara menanam hidroponik dengan menggunakan media spon, ada baiknya kita ketahui terlebih dahulu kriteria apa saja yang bisa di gunakan sebagai media hidroponik. Nah berikut ini ada beberapa kriteria yang harus di miliki agar tanaman hidroponik dapat tumbuh dengan baik.

  1. Media harus mampu untuk menyimpan kandungan air, sehingga tanaman memperoleh nutrisi yang cukup dari kandungan air yang tersimpan pada media.
  2. Media memiliki struktur yang gembur, subur dan bisa menyerap air dengan baik.
  3. Memiliki kandungan garam yang rendah.
  4. Tidak mudah berubah bentuk atau tidak mudah untuk menjadi kering saat suhu yang ada di ruangan berubah.
  5. Tidak memiliki hama atau penyakit yang dapat mengganggu pertumbuhan tanaman.
  6. Media memiliki kandungan kapur atau unsur kalsium.

Setelah mengetahui kriteria dasar tentang media yang bisa di jadikan bahan untuk bercocok tanam hidroponik diatas, selanjutnya kita dapat menyimpulkan dan mengetahui kira – kira media apa saja yang akan kita gunakan.

Menanam Hidroponik Dengan Spon

Menanam Hidroponik Dengan Spon

Pada artikel ini kita akan menggunakan spon sebagai media menanam secara sistem hidroponik. Untuk langkah – langkahnya dapat di lihat pada penjelasan berikut ini.

  1. Potong spon seperti bentuk persegi empat, atau 2 x 2 x 2 x 2 cm, kemudian rendam spon kedalam air bersih, kemudian peras secara perlahan di dalam air tersebut agar suluruh pori – pori spon menyerap air dengan baik. Hal ini membuat spon akan mampu untuk tetap lembap dalam waktu yang lama.
  2. Setelah selesai, angkat spon dan letakkan di tempat anda akan melakukan penyemaian.
  3. Ambil bibit tanaman anda kemudian masukkan kedalam spon satu persatu, bisa 2 atau 3 bibit per spon.
  4. Lakukan penyiraman secara rutin selama 2 x sehari yaitu pagi dan sore untuk menjaga spon tetap menyimpan nutrisi yang diperlukan selama masa pertumbuhan tanaman.
  5. Lakukan pengecekan yaitu jauhkan dari serangga seperti semut yang mungkin akan mengganggu tanaman nantinya.
  6. Biasanya lama penyemaian berkisar 8 hingga 10 hari sampai benih tersebut dapat di pindahkan ke media hidroponik yang lain.

Nah diatas tadi merupakan cara bagaimana menanam hidroponik dengan spon, selanjutnya sebagai bahan untuk menambah pengetahuan tentang media apa saja yang cocok untuk di gunakan dalam bercocok tanam hidroponik adalah sebagai berikut.

A. Rock Wool

Sekarang ini media rockwool sedang naik daun, dimana media ini yang sering di gunakan untuk bercocok tanam dengan metode hidroponik. Rockwool merupakan bahan bebatuan yang mencair akibat suhu panas yang tinggi, dari mencairnya bebatuan terbentuk serat yang menyusun Rockwool. Media tanam rockwool pada umumnya di gunakan untuk bercocok tanam sayuran dan juga tanaman hias.

Untuk mendapatkan rockwool saat ini sangat mudah yang bisa didapatkan di pasaran, hal ini karena rockwool memang menjadi pilihan yang umum di gunakan oleh para petani hidroponik yang menerapkan bercocok tanam tanpa media tanah. Untuk itu bagi anda yang memilih selain menanam hidroponik dengan spon, anda dapat memilih Rockwool sebagai media nya. Seperti yang telah di jelaskan tadi bahwa media yang sedang naik daun saat ini adalah adalah media jenis Rockwool ini.

Sebagai catatan, media tanam rockwool memiliki kandungan alkali yang lumayan besar, dan memiliki PH yang cukup tinggi, untuk itu sebelum anda menggunakan media ini, ada baiknya dilakukan penanganan khusus terlebih dahulu.

B. Arang sekam

Arang sekam merupakan sisa limbah hasil dari penggilingan padi yang di bakar, jadi anda bisa membuat arang sekam sendiri jika Anda berada di dekat lokasi penggilingan padi. Media arang sekam ini merupakan media terbaik dan sangat populer di gunakan untuk budidaya tanaman selain menanam hidroponik dengan spon diatas.

Arang sekam bisa bertahan sangat lama, sehingga media ini bisa di gunakan berkali – kali setelah panen. Selain itu, arang sekam dapat di gunakan dengan media pot sebagai wadah untuk tanaman, seperti untuk tanaman bunga, bonsai, sayuran dan lain sebagainya. Sehingga tidak bisa di pungkiri bahwa, arang sekam memang cukup populer digunakan sebagai media untuk budidaya tanaman.

C. Cocopeat atau sabut kelapa

Selain menanam hidroponik dengan spon, sabut kelapa merupakan salah satu alternatif yang bisa di jadikan pilihan untuk budidaya tanaman hidroponik.Cara pembuatannya pun terbilang cukup mudah yaitu dengan menjemur terlebih dahulu serbuk sabut kelapa hingga kadar air yang terkandung dalam serbuk kelapa tersebut hanya berkisar 15 %. Kemudian di ayak untuk menghasilkan dust ( butiran ), kemudian hasil ayakan tersebut di padatkan dengan alat kompres hingga membentuk seperti balok.
Sebagai catatan, cocopeat memiliki kekurangan yaitu kadar nutrisi yang terkandung di dalam serbuk sabut kelapa sangat rendah. Untuk itu, Anda perlu menambahkan nutrisi pada media ini agar tanaman Anda dapat tumbuh dengan baik.

D. Perlit

\Media lain yang bisa di gunakan selain spon adalah media Perlit. Media Perlit merupakan mineral yang memiliki bobot sangat ringan, memiliki daya serap air yang tidak begitu tinggi. Perlit merupakan media tanaman yang berasal dari batuan silika yang di panaskan dengan suhu yang sangat tinggi sehingga mencair dan membentuk partikel kecil. Perlit memiliki unsur hara yang cukup baik dan memiliki kandungan nutrisi yang tinggi. Hal ini menjadi kelebihan tersendiri untuk jenis Perlit ini selain dari menanam hidroponik dengan spon seperti yang telah di jelaskan di awal artikel tadi.

Sebenarnya masih banyak media yang bisa di gunakan untuk budidaya hidroponik yang tidak bisa saya jelaskan satu persatu, semoga dengan artikel ini anda mendapatkan gambaran tentang media apa saja yang bisa di gunakan untuk budidaya tanaman hidroponik. Selain itu anda bisa mencoba untuk menanam hidroponik dengan spon seperti yang telah di jelaskan pada awal artikel diatas. Semoga bermanfaat.

Baca juga : Cara Membuat Bibit Jahe Merah Dan Beberapa Manfaat Jahe




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kolomsatu.com © 2017 Sitemap