Menulis Artikel Ketika Muncul Ide : Belajar dari Penulis Besar

Ide Menulis ArtikelBisa menulis artikel dengan cepat dan berkualitas tentu impian bagi seorang penulis, terutama bagi penulis konten blog. Ada beberapa cara yang bisa kita lakukan agar kemampuan tersebut bisa tercapai. Salah satunya adalah dengan cara menulis langsung begitu ada ide yang muncul.

Namun, ada beberapa tips lanjutan agar ide yang ditulis bisa menjadi lebih mantap dan menarik. Karena kita tahu bahwa, tulisan yang berkualitas belum tentu enak dibaca, begitu juga sebaliknya, konten yang enak dibaca belum tentu berkualitas. Mana yang lebih baik? Tentu keduanya, yaitu enak dibaca sekaligus berbobot.

Menulis itu memang butuh latihan, saya pun melakukannya dengan terus praktek menulis artikel – artikel bermanfaat di blog ini. Yang penting percaya diri dulu, untuk urusan hasilnya kita serahkan pada pembaca yang menilai. Kita bisa meminta penilaian dari pembaca atau editor handal agar kita bisa tahu bagaimana perkembangan tulisan kita selama ini.

Mungkin Anda pernah membaca kisah Budi Darma salah seorang sastrawan Indonesia. Dimana ia mendapatkan ide ketika bertemu seorang perempuan bersama tiga anak lagi – laki dalam sebuah lift. Dengan segera sang novelis menulis ide yang ia dapatkan setelah tiba dirumah.

Ternyata ide tersebut berkembang menjadi novel yang luar biasa setebal 264 halaman. Novel berjudul “Olenka” yang kemudian memenangi SEA Write Award.

Untuk membuat artikel cepat begitu ada ide yang muncul memang butuh latihan, bagi yang sudah tahu rumusnya mungkin mereka bisa langsung menulis. Kalau bagi pemula seperti saya tentu tidak seperti itu, harus membuat kerangka tulisan terlebih dahulu. Membuat outline  hingga menyusun kira – kira bagaimana cara penyampaian ide tersebut.

Dari outline yang terbentuk, kita atur sedemikian rupa kemana arah pembahasannya, apa saja yang ingin dituangkan kedalam tulisan, mengumpulkan data dll.

Untuk orang yang sudah mahir, biasanya mereka pintar dalam membuat artikel dengan sistem piramida terbalik. Mereka bisa membuat artikel dengan menuliskan inti permasalahan yang harus diketahui terlebih dahulu pada pembuka artikel.

Pola piramida memang sangat efektif ketika digunakan untuk  menjaga atensi atau perhatian pembaca. Pembaca bisa menemukan gagasan atau beberapa inti permasalahan pada paragraf – paragraf awal. Nah jika pembaca merasa tertarik untuk mendapatkan lebih banyak detail informasi, maka pembaca akan meneruskan membaca hingga ke badan artikel, bahkan ke kesimpulan artikel yang dibuat.

Apa manfaat bagi kita?

Seorang blogger luar negeri ternama yaitu Linda keji, mampu menerbitkan artikel hingga 25 buah perhari melalui platform blogger secara terus menerus. Seiring waktu Ia pun berhasil menjadi seorang trend seter yang diikuti oleh jutaan pembaca.

Pada awalnya ia menulis tanpa dibayar, tanpa menghasilkan apapun dari blog yang ia kelola, akan tetapi berkat ketekunan dan keuletan yang ia miliki, blog Linda keji berhasil memperoleh penghasilan sekitar 1.2 milyar perbulan. Angka yang fantastis, saya kaget bukan main membaca informasi ini, silahkan Anda cari di Internet siapa itu blogger Linda keji.

Penghasilan tersebut diperoleh dari program Adsense. Ada juga dari iklan swasta yang tertarik pada blog nya. Disamping itu, banyak juga tawaran dari perusahaan besar yang ingin berinvestasi pada blog Linda keji tersebut.

Belajar dari Linda keji, menulis secara aktif ternyata bisa mendatangkan banyak manfaat. Dengan syarat tulisan yang dibuat merupakan tulisan yang memang dibutuhkan oleh pembaca Anda.

Selain blog, memang masih banyak jalan lain untuk memperoleh penghasilan lewat karya tulisan, bisa dengan membuat buku, novel, karya ilmiah, atau menjadi penulis tetap pada media massa ataupun blog.

Tips Untuk Mencatat Ide

Ide bisa datang dari mana saja, bisa datang ketika jalan – jalan, ngobrol bersama teman, sedang belanja, liburan, bahkan terkadang ide bisa datang waktu di kamar mandi. Nah agar ide tersebut menjadi sebuah tulisan, kita bisa mencatat ide tersebut kedalam buku kecil..

Siapkan pulpen beserta note book kecil sebagai tempat untuk menulis ide yang muncul. Tulis judulnya, jika perlu buat juga outline ide tersebut. Membuat outline bertujuan agar poin – poin penting dapat disampaikan dengan baik.

Ide yang terkadang dianggap sepele, justru bisa menghasilkan karya tulisan yang berkualitas. Untuk itu, agar ide tersebut tercatat dengan baik, maka siapkan media catatan dimanapun.

Supaya Ide Tetap Ada

Semua penulis pernah mengalami yang namanya kehabisan ide ketika menulis. Ketika melanda, Anda punya catatan kecil tadi yang siap Anda jadikan sebagai bahan tulisan. Dari catatan kecil yang selalu Anda buat, bisa memancing otak untuk menemukan ide – ide baru yang saling terkait.

Melatih diri untuk berfikir cepat

Begitu ada ide yang muncul kemudian kita langsung menulisnya, ternyata dapat membuat otak menjadi lebih cepat tanggap. Sedetail apapun informasi mampu dituangkan dengan baik pada tulisan. Cara ini bisa melatih kita untuk bisa berfikir lebih cepat.

Kita bisa melatih diri dengan memperhatikan hal apapun yang ada disekitar kita, bisa dengan memperhatikan orang yang sedang lalu lalang, seperti belajar menganalisa latar belakang kegiatan mereka, melihat dan memperhatikan lingkungan, memperhatikan wawancara yang ada di televisi atau di media berita atau memperhatikan kisah – kisah sukses pada tayangan televisi dll.

Memperhatikan lingkungan secara detail dapat membantu kita menemukan celah untuk menulis, membiasakan diri untuk selalu memiliki gagasan detail pada setiap ide tulisan yang kita buat.

Memang terkesan rumit, akan tetapi, jika sudah terbiasa semuanya bisa terasa mudah. Bagi penulis handal yang telah bertahun – tahun menekuni bidang kepenulisan. Mereka bisa membuat artikel blog atau website hanya dalam hitungan belasan menit.

Coba Anda simak forum – forum penulis. Pertanyaan berapa waktu yang dibutuhkan untuk menulis sebuah artikel blog. Ada yang menjawab bisa diselesaikan dalam waktu 30 menit. Bahkan ada yang bilang bisa menyelesaikan dalam hitungan 15 menit.

Saya sendiri masih heran, dan masih mencari rumusnya. Bagaimana sih bisa menulis artikel bisa selesai dalam kurun waktu 30 menit sampai satu jam saja. Saya belum bisa seperti itu, mungkin mereka sudah mahir banget kali ya.

Kebalikan dengan saran blogger terkemuka bang Darmawan, membuat artikel berkualitas itu butuh riset, butuh waktu berhari – hari agar mampu bersaing di search engine. Ini untuk blog, mungkin berbeda lagi dengan tulisan untuk media lain. Saya sendiri masih belum mengerti mana yang benar. Jika ada pendapat, silahkan sobat tulis pada kolom komentar.

Nah, dengan melatih diri untuk menulis setiap ada ide yang muncul, dapat melatih diri kita untuk lebih cepat dalam berfikir. Saya rasa efeknya bisa membuat kita mampu menulis artikel dalam waktu yang lebih cepat seperti mereka para penulis handal.

Baca juga : Cara Mudah Belajar Menulis Artikel Dengan Cepat

Nah itulah tadi bagaimana menulis artikel segera setelah mendapatkan ide merupakan metode belajar meniru cara penulis besar. Kita harus bisa seperti mereka, bisa mengikuti jejak mereka dalam menulis. Tentu harus optimis, semoga Anda bisa.




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kolomsatu.com © 2017 Sitemap