Seberapa Besar Potensi Bisnis E-commerce di Indonesia?

Peluang usaha E-commerce

Belakangan ini, isu tentang pertumbuhan belanja online sangat menggembirakan. Sehingga banyak yang berpendapat trend belanja online di Indonesia sudah sangat maju dan berkembang pesat.

Namun pertanyaannya adalah, benarkah demikian? Jika iya, seberapa besar pengaruhnya terhadap sektor ritel. Nah untuk menjawab hal ini sepertinya kita bisa mendengar langsung dari pelaku e-commerce itu sendiri.

Mengapa? Ya karena mereka mempunyai data, sehingga apa yang disampaikan benar – benar dapat memberikan gambaran tentang hal ini.

Seperti yang disampaikan oleh Co Founder sekaligus CEO Tokopedia, Sekilas memang terlihat perkembangan e-commerce begitu besar, Ternyata, persentase sumbangan pasar e-commerce ke sektor ritel baru 1%.

Hal ini sangat berbeda jauh dengan negara besar seperti China dan Amerika. Angka belanja online sudah mencapai 14%. Nah dengan demikian dapat kita ambil kesimpulan bahwa, untuk negara Indonesia sebenarnya masih menyimpan potensi yang sangat besar sekali.

Jika kita ingin bersaing pada era perdagangan bebas, maka mau tidak mau kita harus ikut serta memanfaatkan kesempatan ini, terutama bagi para entrepreneur. Tak peduli apapun skala usaha yang dijalankan, secara garis besar kita bisa memanfaatkan internet untuk percepatan perkembangan bisnis.

Terutama soal bisnis e-commerce, peluangnya masih terbuka lebar. Hanya saja, sekarang ini pemain besar seperti Tokopedia, Bukalapak, Olx sudah terlebih dahulu merajai mesin pencari.

Akan tetapi sebagai pemula kita tak perlu khawatir, banyak cara yang bisa kita lakukan untuk menyaingi mereka.

Untuk mengakali hal ini, kita bisa mencoba untuk melakukan riset pasar secara jelas. Apa tujuannya? Tentu bertujuan untuk mendapatkan niche yang tepat. Sebagai contoh, saat produk yang Anda pilih sudah dikuasai oleh pemain besar, sebenarnya kita bisa mengatasi hal tersebut dengan mencari ncihe yang lebih ringan.

Manfaatkan trafik dari mesin pencari untuk menemukan pasar terbaik yang masih minim persaingan. Dari produk kecil, Anda bisa mendapatkan pengalaman yang sangat berharga, Anda bisa terus berkembang ketika mengetahui lebih jauh tentang dunia internet.

Memang pada awalnya terasa tidak mudah, akan tetapi, jika sudah menemukan teknik terbaik, Anda bisa dengan mudah membuat perkembangan bisnis e-commerce semakin berkembang.

Saya pernah membaca sebuah artikel, dimana seorang pemuda mencoba membuka e-commerce sendiri, lalu menjual produk yang dianggap langka di cari, akan tetapi, ketika dibangun ternyata bisa mendatangkan profit besar.

Nah dari hal kecil seperti inilah Anda bisa mengetahui cara terbaik melakukan riset pasar. Riset pasar itu sangat penting sekali. Dengan riset yang tepat, Anda akan menemukan tingkat pencarian yang tinggi namu persaingan masih minim.

Jangan terburu menjual berbagai macam produk atau meniru katalog produk e-commerce besar. Untuk pemula sangat tidak disarankan. Apalagi e-commerce Anda bukan market place, tentu Anda harus mengeluarkan modal besar.

Beda lagi jika Anda membuat e-commerce dengan model market place, maka yang perlu dilakukan adalah melakukan promosi dan memperkenalkan lapak online Anda untuk para penjual lain

Ada beberapa metode yang bisa kita lakukan jika ingin ikut serta mengambil kesempatan di bidang e-commerce yaitu

  1. Membuka website e-commerce sendiri
  2. Membuka lapak di market place
  3. Menjadi dropshiper di market place yang ada.
  4. Merintis lewat blog atau website
  5. Belajar jualan melalui media sosial
  6. dll

Metode diatas dapat kita lakukan ketika kita ingin menjadi bagian dari perkembangan zaman. Karena perkembangan teknologi internet dan belanja online merupakan hal  yang tak dapat dibendung. Sudah menjadi tuntutan zaman.

Memang akan ada dampak yang dapat ditimbulkan akibat perubahan trend belanja, akan tetapi semua itu bisa dengan perlahan diatasi, seperti dengan membuka lapangan kerja sebanyak mungkin oleh pemerintah.

Bagaimana cara memulainya?

Untuk memulai bisnis e-commerce sebenarnya tak jauh berbeda dengan bisnis biasa. Tujuan dan target utama masih sama seperti bisnis konvensional, hanya saja media yang digunakan berbeda.

Dengan demikian, cara yang digunakan sudah tentu berbeda, perlu pemanfaatan teknologi ketika menjalankan bisnis era digital. Anda harus bisa menguasai riset secara digital, menguasai bagaimana mendatangkan trafik ke webiste e-commerce.

Seperti halnya mendatangkan trafik, apakah dengan iklan Google Adword atau dengan menggunakan metode gratis dari search engine optimization. Semua itu bisa Anda pelajari dengan seksama.

Baca juga : Cara Mendapatkan Kepercayaan Konsumen di Era Digital Sekarang Ini

Bisnis e-commerce memang masih memiliki peluang besar. Akan tetapi, kita butuh pengetahuan yang cukup ketika ingin memulai pada bidang ini. Manfaatkan saja internet dan forum untuk mempelajari bisnis digital lebih jauh. Salam sukses selalu.

Updated: November 1, 2017 — 3:49 pm

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kolomsatu.com © 2017 Sitemap